Tuesday, 3 January 2017

seni tradisi asli jawa barat

           Panjak Odong-Odong

Panjak odong odong  Adalah salah satu kesenian asli indonesia, tepat'nya ada di jawa barat.

Seni tradisi yang satu ini, unik dan bisa menghibur rakyat di daerah perkampungan.

Seni tradisi ini bisa kita lihat klo ada acara hajatan, kusus'nya dalam acara hitanan / nyunatin.


  1. Panjak odong-odong , biasa'nya setiap satu odong-odong akan di pikul oleh empat oran


Dan untuk lebih memeriahkan acara, ditambahkan barongsai biar lebih menarik.

Dan biasa'nya ngarak odong-odong akan konser desa di mana acara hajatan berlangsung.

Mungkin cukup sekian dulu coretan singkat ini, mudah-mudahan coretan singkat ini bisa membantu agan yang sedang mencari seni tradisi yang ada di jawa barat.

Cukup sekian dan mohon maap klo banyak kesalahan dalam menulis artikel ini, malum baru belajar.

Terimakasih atas kunjungan agan dan berkenan membaca postingan saya.














Saturday, 3 December 2016

Jin Pendamping dan Ilmu pancasona,dalam pertunjukan debus

Dalam sekali penampilan debus yang lazim digelar ditempat terbuka, pimpinan debus memboyong satu tim inti yang kurang lebih berjumblah sembilan personil dengan memperagakan 99 permainan.

Di antaranya unjuk kebolehan makan silet, sekujur tubuh ditusuk senjata tajam, mengupas kelapa dengan menggunakan gigi, memasak telur diatas kepala, tidur diatas pecahan beling kemudian dilindes kendaraan roda empat, makan hewan hidup-hidup misal ayam, dikubur hidup-hidup, mengikat sekujur tubuh dengan tali dan mendadak tali itu berubah menjadi seekor ular ganas.

        Bagi penonton yang menyaksikan, seakan para pemain debus seperti yang kehilangan kendali (baca kesurupan) saat melakukan adegan-adegan tak wajar tersebut.

Biasanya, untuk membuktikan kebenaraan aksinya, para pemain mendekati penonton dengan memperlihatkan bagian yang tak tembus ditusuk golok, lidah yang tak mempan diiris piso, atau tangan tak putus digorok gergaji.

Tak jarang seumpama ada penonton yang sesekali berteriak ketakutan naupun menutup mata dengan jantung berdegup kencang. 
Namun para pemain mengaku, apa yang dikerjakannya adalah hal biasa dan mereka sepenuhnya sadar.

      Alat-alat yang digunakan tim debus biasanya jarum, paku, godam, golok, sorderan, dan peralatan tajam berbahaya lainnya.

Selain alat tersebut, Kata salah satu pemimpin debus mengaku memelihara makhluk gaib sebangsa jin yang dipungsikan sebagai jin pendamping .

Daya magis jin pendamping tersebut, sangat diperlukan untuk menangkal pihak-pihak yang tidak suka dengan atraksinya, atau mencegah seandainya ada orang yang sekedar iseng ingin menjajal keahliannya.
      "Bagai manapun saya akui, keselamatan dan kesuksesan suguhan debus sepenuhnya saya serahkan kepada Allah SWT.

Sejatinya sang pencipta alam lah yang benar-benar kuat dan menentukan segalanya.

Istilahnya kita haya berupaya dan jin dipakai sebagai sarana saja, "ucam pemimpin debus
    Setiap pemain debus dibekali ilmu kekebalan. 

 Jin pendamping dan ilmu pancasona

Bila seseorang belum memiliki ilmu ini, maka dipastikan dia 
tidak erani tubuhnya diiris-iris senjata tajam.

untuk mendapatkan ilmu kedigdayaan ini, pemain harus menempuh tirakat puasa dan wirid khusus setiap malam dalam jangka waktu tertentu.

       lebih lanjut, pemimpin debus menjelaskan, pemai debus mayoritas menggunakan ilmu Pancasona, yakni ilmu yang bisa menyatukan kembali tubuh seseorang yang sudah terpotong-potong oleh sebilah golok.

ilmu Pancasona kali pertama dimiliki oleh waliyullah yang dimanfaatkan untuk perang zaman dahulu melawan kaum penjajah.
Para jawara tempo dulu pun rata-rata menguasainya.

Salat dan puasa,untuk menguasai ilmu debus

               Salat dan puasa
Untuk menggeluti ilmu-ilmu debus tidak semudah yang dibayangkan orang.
Bagi yang ingin belajar namun tidak memiliki titisan dari keluarganya, seseorang harus melewati peroses-peroses berat yang telah ditentukan.
Misal tidak bisa meninggalkan Salat wajib, harus menjalani ritual puasa, membaca doa-doa yang diambil dari Al-Quran, sungguh-sungguh dalam berlatih, dan memakan waktu dua tahun lebih.
Lain ceritanya jika calon murid sudah dialiri ilmu debus dari keturunannya.
Paling tidak, lazimnya cukup satu tahun.
     "Yang paling penting diketahui, belajar debus bukan untuk kesombongan, nantinya jadi jagoan, atau merugikan orang lain.
Orang yang belajai ilmu debus demi niat kejahatan, justru akan berbalik membahayakan diri sendiri.
Menurut saya, debus bukan kategori ilmu hitam, sebab didalam ajaran-ajarannya tidak diperkenankan untuk mencelakakan orang lain.
Debus tergolong ilmu kanuragan yang menjadi bagian dari budaya masyarakat Banten yang harus dilestarikan, "papar salah satu pemimpin debus.
     Bila esok hari sebuah kelompok debus ingin memainkan artaksinya, tutur salah satu pemimpin debus, maka seseorang pimpinan debus malamnya melakukan salat Tahajud dan bermunajat kepada Allah SWT untuk memohon perlindungan.
Adapun anak buah yang akan tampil disarankan berdoa dan diharapkan terlebih dahulu agar menghilangkan pikiran-pikiran negatif yang dapat menyakiti diri sendiri.
      "Bayangan-bayangan yang tidak menyenangkan memang harus dihindari sebelum manggung.
Jika tifak akibatnya bisa fatal.Umpamanya badan pemain ditusuk beberapa jarum dan kenyataannya tidak mengeluarkan darah.
Tapi karena sipemain pikitannya terganggu, akhirnya badannya mengeluarkan darah dan dia kesakitan.
Intinya, jiwa, raga dan mental pemain bersatu wajib dipokuskan pada saat pertunjukan.
Selain itu pemain harus percaya diri, "terang salah satu pemimpin debus asli Banten.

Debus Seni Teradisional Banten.Tradisi Asli Indonesia

Debus, Seni Tradisional Banten
Yang Menggunakan jin pendamping
Debus seni tradisi banten
Seni teradisional debus kali pertama diperkenalkan oleh Maulana Hasanudin, Sultan Banten pertama yang mulai me-mimpin sejak tahun 1552. Mulanya Maulana Hasanudin menciptakan debus sebagai sarana dan strategi penyebaran agama Islam di daerah Banten. Memulai cara ini, rupanya Maulana Hasanudin sukses mengajak masyarakat untuk memeluk Islam.

Lambat laun, akibat berbagai pertimbangan makna dan tujuan pergelaran debus diperluas.
Kini debus lebih dikenal sebagai permainan menegangkan yang memukau masyarakat, bahkan bisa dijadikan sandaran hidup.
Debus, mau tak mau, harus bersaing dengan aneka bentuk hiburan lain yang dikemas secara canggih dan rasional.
Mampukah eksistensi debus bertahan ditengah gempuran arus moderenisasi?
Itu semua kembali lagi ke kita sebagai bangsa indonesa, hususnya warga banten sendiri, mampukah mempertahankan atau menjaga teradisi asli bangsa dan daerahnya sendiri ........ !!!

Terima kasih telah membaca artikel t


seni tradisi asli jawa barat

            Panjak Odong-Odong Panjak odong odong  Adalah salah satu kesenian asli indonesia, tepat'nya ada di jawa barat. Seni ...