Saturday, 3 December 2016

Jin Pendamping dan Ilmu pancasona,dalam pertunjukan debus

Dalam sekali penampilan debus yang lazim digelar ditempat terbuka, pimpinan debus memboyong satu tim inti yang kurang lebih berjumblah sembilan personil dengan memperagakan 99 permainan.

Di antaranya unjuk kebolehan makan silet, sekujur tubuh ditusuk senjata tajam, mengupas kelapa dengan menggunakan gigi, memasak telur diatas kepala, tidur diatas pecahan beling kemudian dilindes kendaraan roda empat, makan hewan hidup-hidup misal ayam, dikubur hidup-hidup, mengikat sekujur tubuh dengan tali dan mendadak tali itu berubah menjadi seekor ular ganas.

        Bagi penonton yang menyaksikan, seakan para pemain debus seperti yang kehilangan kendali (baca kesurupan) saat melakukan adegan-adegan tak wajar tersebut.

Biasanya, untuk membuktikan kebenaraan aksinya, para pemain mendekati penonton dengan memperlihatkan bagian yang tak tembus ditusuk golok, lidah yang tak mempan diiris piso, atau tangan tak putus digorok gergaji.

Tak jarang seumpama ada penonton yang sesekali berteriak ketakutan naupun menutup mata dengan jantung berdegup kencang. 
Namun para pemain mengaku, apa yang dikerjakannya adalah hal biasa dan mereka sepenuhnya sadar.

      Alat-alat yang digunakan tim debus biasanya jarum, paku, godam, golok, sorderan, dan peralatan tajam berbahaya lainnya.

Selain alat tersebut, Kata salah satu pemimpin debus mengaku memelihara makhluk gaib sebangsa jin yang dipungsikan sebagai jin pendamping .

Daya magis jin pendamping tersebut, sangat diperlukan untuk menangkal pihak-pihak yang tidak suka dengan atraksinya, atau mencegah seandainya ada orang yang sekedar iseng ingin menjajal keahliannya.
      "Bagai manapun saya akui, keselamatan dan kesuksesan suguhan debus sepenuhnya saya serahkan kepada Allah SWT.

Sejatinya sang pencipta alam lah yang benar-benar kuat dan menentukan segalanya.

Istilahnya kita haya berupaya dan jin dipakai sebagai sarana saja, "ucam pemimpin debus
    Setiap pemain debus dibekali ilmu kekebalan. 

 Jin pendamping dan ilmu pancasona

Bila seseorang belum memiliki ilmu ini, maka dipastikan dia 
tidak erani tubuhnya diiris-iris senjata tajam.

untuk mendapatkan ilmu kedigdayaan ini, pemain harus menempuh tirakat puasa dan wirid khusus setiap malam dalam jangka waktu tertentu.

       lebih lanjut, pemimpin debus menjelaskan, pemai debus mayoritas menggunakan ilmu Pancasona, yakni ilmu yang bisa menyatukan kembali tubuh seseorang yang sudah terpotong-potong oleh sebilah golok.

ilmu Pancasona kali pertama dimiliki oleh waliyullah yang dimanfaatkan untuk perang zaman dahulu melawan kaum penjajah.
Para jawara tempo dulu pun rata-rata menguasainya.

No comments:

Post a Comment

seni tradisi asli jawa barat

            Panjak Odong-Odong Panjak odong odong  Adalah salah satu kesenian asli indonesia, tepat'nya ada di jawa barat. Seni ...